Kemarin saya beserta temen2 mengunjungi “pabrik pengolahan buah kelapa” milih Bapak DR. Bambang Setiaji, M.Sc. Beliau merupakan pelopor Virgin Coconut Oil (VCO) Indonesia. VCO ini ternyata memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Banyak kesalahkaprahan terhadap persepsi minyak kelapa alam ini. Menurutnya justru mulai Desember 2006 kemarin USA telah melakukan pelarangan penggunaan minyak non minyak kelapa. Sehingga diperkirakan minyak kelapa akan menjadi booming.
Beliau juga salah satu pengampu mata kuliah Kimia Fisika Khususnya Kinetika Reaksi. Rupanya beliau menerapkan ilmu kimia fisikanya sekaligus mengawinkan ilmu bisnisnya. Akan menjadi bisnismen sukses ke depan. Teori-teori yang terkesan memusingkan dan terasa jauh dari aplikasi ternyata sangat besar dan begitu mudah untuk diapahami. Mungkin teori di bangku kuliah mesti lebih realistis. Kondisi yang tidak seperti itu maka sampai kapanpun ilmu kimia yang terkesan membuat berpikir keras menjadi tidak didekati.
Dalam pengolahan buah kelapa, di “pabrik pak Bambang” ini semuanya bagian bisa ia “bisniskan”. Apalagi konsep yang ia angkat adalah konsep bisnis kerakyatan. Ia berusaha memberdayakan petani kecil yang jauh dipelosok. Selama ini menurutnya kelapa tidak dipandang. Ditangan pak bambang nilai buah kelapa menjadi 371% dari nilai kelapa kalau dijual tanpa olahan. Ada beberapa sentra yang telah ia buat. Dan ada sekitar 23 Propinsi telah memiliki perwakilan untuk pengolahan buah kelapa, terutama wilayah yang memiliki pohon-pohon kelapa dengan potensi yang besar.
http://urip.wordpress.com/2007/07/27/aplikasi-kimia-fisika-dalam-pengolahan-buah-kelapa/