Sebetulnya bakteri ini dapat menginfeksi/masuk pada tubuh manusia di semua golongan umur, namun menimbulkan gejala penyakit yang berat pada golongan rentan seperi bayi dibawah 1 tahun terutama yang prematur, berat badan rendah, berusia di bawah 1 bulan atau bayi yang terkena HIV (bayi dengan daya tahan rendah). Artinya, bakteri bisa berada dalam tubuh manusia, tetapi tidak selalu memberikan gejala penyakit.
Bakteri ini bisa berada dalam susu formula dan makanan bayi (bubur) melalui tiga kemungkinan yaitu dari kontaminasi dari bahan dasarnya, pada saat proses pembuatan setelah pasteurisasi atau pada saat penyiapannya (di rumah tangga). Bakteri dapat mati bila berada pada suhu >70 derajat celcius.
Masuknya/infeksi E.sakazakii pada tubuh bayi sekitar 80 % terjadi melalui susu formula dan tidak pernah ditemukan melalui ASI. Bacteri ini ditemukan oleh ilmuwan di Jepang pada sekitar tahun 80 an